And when it was said that the promise of Allah was true, and that the Hour, there was no doubt about its (coming)

Thursday, April 28, 2011

Kenali biodata Iblis

Nama : Iblis

Gelar : Laknatullah ‘Alaihi (semoga Allah melaknatnya)
Lahir : Sebelum diciptakan manusia
Tempat tinggal : Toilet dan rumah yang tidak disebut nama Allah ketika memasukinya
Singgasana : Di atas air
Rumah masa depan : Neraka Jahanam, seburuk-buruk tempat tinggal
Agama : Kafir
Jabatan : Pimpinan Umum orang-orang yang dimurkai Allah dan sesat
Masa Jabatan : Hingga hari Kiamat
Karyawan : Setan jin dan setan manusia
Partner dalam bekerja : Orang yang diam dari kebenaran
Agen : Dukun dan paranormal
Musuh : kaum muslimin
Kekasih di dunia : Wanita yang hobi telanjang dan pamer aurat
Keluarga : Para thaghut
Cita-cita : Ingin membuat semua manusia kafir
Motto : Kemunafikan adalah akhlak yang paling utama
Hobi : Menyesatkan manusia dan menjerumuskan  ke dalam dosa
Lukisan kesayangan : Tato
Mata pencaharian : Mencari harta yang haram
Makanan favorit : Bangkai manusia (ghibah)
Tempat favorit : Tempat-tempat najis dan tempat maksiat
Tempat yang dibenci : Majlis ilmu dan temat-tempat ketaatan
Alat komunikasi : ghibah (menggunjing), namimah (adu domba) , dan dusta
Jurus Andalan :
1.    Memoles kebathilan
2.    Menamakan Maksiat dengan nama yang indah
3.    Menamakan Ketaatan dengan nama yang tidak disukai
4.    Masuk melalui pintu yang disukai manusia
5.    Menyesatkan manusia secara bertahap
6.    Menghalang-halangi manusia dari kebenaran
7.    Berlagak sebagai penasihat
Kelemahan :
1.    lemah di hadapan orang yang ikhlas
2.    lemah menghadapi orang yang berilmu
3.    Lari dari suara azan
4.    Lari dari rumah yang dibacakan al-Baqarah
5.    Menghindari dari orang yang berdzikir kepada Allah
6.    Menangis ketika melihat orang bersujud kepada Allah

Diringkas dan diadaptasi dari kitab “Wiqayatul Insan minal Jin wasy Syayaathin”, karya Wahid Abdus Salam Bali, Oleh : Abu Umar Abdillah Best Blogger Tips

Keagungan Jihad di Dalam Al-Quran



Al-Quran telah menempatkan jihad pada urutan yang paling utama di antara ibadah-ibadah yang lain. Al-Quran menyatakan dengan sangat jelas, agar kaum Muslim mencintai Allah dan RasulNya, serta jihad di jalan Allah di atas cintanya kepada yang lain. Allah SWT berfirman;

“Katakanlah 'Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khuatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.' Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” [TMQ al-Taubah (9):24]

Al-Quran juga membandingkan perbuatan-perbuatan baik di dalam Islam dengan aktiviti jihad fi sabilillah. Allah swt berfirman:

“Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidil Haram, kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.” [TMQ al-Taubah (9):19]

Al-Quran juga melebihkan mujahid (orang yang berjihad) di atas orang tidak pergi berjihad. Allah swt berfirman:

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang), satu darjat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (syurga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar (iaitu) beberapa darjat daripada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [TMQ al-Nisa’ (4):95-96]

Keutamaan dan Keluhuran Jihad di Dalam Sunnah

Hadis-hadis shahih telah menuturkan keagungan dan keluhuran jihad fi sabilillah di atas amal-amal soleh yang lain.

1. Jihad Adalah Amal Yang Paling Utama

Di dalam sebuah hadis dituturkan, bahawa Rasulullah saw telah menetapkan kedudukan jihad sebagai amal yang utama dibandingkan dengan amal-amal yang lain, setelah beriman kepada Allah SWT. Bahkan, jihad ditempatkan sebagai ra’s al-’amal (pangkal dari amal). Imam Bukhari menuturkan sebuah hadis dari Abu Dzarr ra, bahawasanya ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW:

“Amal apa yang paling utama? Nabi SAW menjawab, “Iman kepada Allah, dan jihad di jalanNya.”[HR. Bukhari]
Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, ‘Hadits ini menunjukkan bahawa jihad merupakan amal yang paling utama setelah iman kepada Allah.”
[1]

2. Orang Yang Pergi Berjihad Tidak Boleh Ditandingi Oleh Orang Yang Tidak Berangkat Berjihad

Dalam riwayat lain dinyatakan, bahawa kaum Mukmin yang tidak berangkat jihad, meskipun ia berusaha dengan sungguh-sungguh melaksanakan amal kebaikan dan taqwa, dirinya tidak mampu menyamai orang yang pergi ke medan jihad. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Hurairah ra, bahawasanya para sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW:

“Ya Rasulullah! Amal apakah yang boleh menyamai jihad fi sabilillah? Nabi SAW bersabda, “Kalian semua tentu tidak akan sanggup mengerjakannya.” Para sahabat pun mengulangi pertanyaannya dua atau hingga tiga kali, namun setiap kali diajukan pertanyaan itu, Rasulullah SAW menjawab, “Kalian tidak akan mampu mengerjakannya.” Selanjutnya, pada pertanyaan yang ketiga, baginda SAW bersabda, “Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah seperti halnya sa’im (orang yang berpuasa) yang selalu mentaati ayat-ayat Allah, dan ia tidak berhenti dari solat dan puasanya, hingga mujahid di jalan Allah itu pulang kembali.” [HR Muslim]

Ini adalah redaksi hadis menurut versi Muslim. Sedangkan menurut versi Imam Bukhari disebutkan,

“Seorang lelaki mendatangi Rasulullah SAW, dan bertanya, “Tunjukkan kepadaku, amal apakah yang boleh menyamai jihad? Nabi SAW menjawab, “Aku tidak mendapati amal yang boleh menyamai jihad? Kemudian baginda SAW bertanya, “Apakah kamu mampu (mengerjakannya), jika seorang mujahid pergi berjihad, lalu kamu masuk ke masjidmu, kamu kerjakan solat tanpa pernah berhenti, dan kamu kerjakan puasa tanpa pernah berbuka? Kemudian ia berkata, “Lantas, siapa yang mampu mengerjakan hal itu?” Abu Hurairah berkata, “Sesungguhnya, berperangnya seorang mujahid berapa pun lamanya, nescaya akan ditulis baginya kebaikan-kebaikan.” [HR. Bukhari]

Al-Hafidz Ibnu Hajar di dalam Fath al-Baariy menyatakan,

“Imam Fudlail bin ‘Iyadl mengatakan, “Hadits ini menjelaskan keagungan jihad. Sebab, puasa dan ibadah-ibadah lain yang telah disebutkan keutamaan-keutamaannya di dalam hadis ini, seluruhnya setara dengan jihad. Bahkan, semua hal mubah yang dilakukan oleh seorang mujahid sebanding dengan pahala orang yang mengerjakan solat dan ibadah lainnya. Oleh karena itu, Rasulullah SAW bersabda, “Kamu tidak akan sanggup mengerjakannya.” Sedangkan keutamaan tidak ditetapkan dengan jalan qiyas, akan tetapi ia adalah ketetapan dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Hadis ini menjadi bukti, bahawa jihad adalah seutama-utama amal secara mutlak.” [2]

Menurut Imam Nawawi, hadis ini menunjukkan keagungan dan keutamaan jihad dibandingkan amal yang lain. Sebab, solat, puasa, serta mentaati ayat-ayat Allah merupakan amal yang utama. Akan tetapi, Allah SWT menyetarakan kedudukan seorang mujahid dengan orang yang mengerjakan solat, puasa, dan mentaati ayat-ayatNya tanpa pernah berhenti –padahal ini tidak mungkin dilakukan oleh seorang manusia pun. Oleh karena itu, hadis ini dengan sangat jelas menunjukkan, bahawa jihad adalah seutama-utama ibadah di sisi Allah SWT. [3]

3. Jihad Sebagai Wasilah Menghindarkan Seksa

Sunnah juga menjelaskan bahawa jihad fi sabilillah merupakan wasilah (medium) untuk menyelamatkan diri dari api neraka dan seksa Allah di hari kiamat kelak. Imam Bukhari menuturkan sebuah riwayat, bahawa Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah akan dijilat api neraka, debu-debu yang melekat di kaki seorang hamba yang berjihad di jalan Allah.” [HR Bukhari]

Hadis ini juga menunjukkan keutamaan dan keagungan jihad di jalan Allah. Ibnu al-Munayyir menyatakan, bahawa siapa saja yang kakinya berdebu karena berjihad di jalan Allah, nescaya Allah akan haramkan dirinya masuk ke dalam api neraka, baik ia berperang secara langsung mahupun tidak. [4] Sebab, debu-debu yang melekat di kaki para mujahid akan menyelamatkan dirinya dari seksa api neraka. Di dalam riwayat lain dinyatakan,

“Siapa saja yang kakinya berdebu karena berjihad di jalan Allah, nescaya Allah akan menjauhkan dirinya dari api neraka sejauh 1000 tahun perjalanan penunggang kuda yang memecut laju.” [HR Imam al-Thabarani di dalam al-Ausath].

4. Jihad Dapat Menghapus Dosa

Di riwayat yang lain juga diceritakan mengenai keberkatan jihad fi sabilillah meskipun dilakukan sebentar; yakni dapat menghapus dosa-dosa orang yang melakukannya. Dari Ibnu ‘Aidz diriwayatkan, bahawasanya ia berkata,

“Rasulullah SAW keluar mendatangi jenazah seorang lelaki. Ketika jenazah itu diletakkan, ‘Umar bin Khaththab berkata, “Jangan engkau solatkan Ya Rasulullah! Dia itu orang fajir.” Nabi SAW segera menoleh kepada orang banyak dan bertanya, “Apakah ada di antara kalian yang pernah melihat dirinya mengerjakan amal Islami? Seorang laki-laki menjawab, “Benar, Ya Rasulullah! Ia pernah menyibukkan diri dalam jihad di jalan Allah di suatu malam.” Nabi SAW pun mensolatinya, dan kemudian mengusap jenazah itu dengan tanah, seraya berkata, “Sesungguhnya, sahabatmu menduga engkau termasuk penduduk neraka, akan tetapi aku bersaksi bahawa engkau adalah penduduk syurga.” [HR. Imam Baihaqiy di Sya'b al-Iimaan];

Dan masih banyak lagi hadis-hadis yang memiliki pengertian yang sama.

5. Kaum Mujahid Adalah Seutama-utama Manusia

Imam Bukhari menuturkan sebuah riwayat dari Abu Sa’id al-Khudriy, bahawasanya ia berkata:

“Rasulullah SAW ditanya, siapakah orang yang mulia (utama)? Beliau menjawab, “Seorang laki-laki yang berjihad di jalan Allah.” [HR Bukhari]

Hadis ini dengan sarih (jelas) telah menjelaskan kepada kita, bahawa orang yang berjihad di jalan Allah menduduki tempat yang utama. Kaum salaf al-soleh sangat memuliakan orang-orang yang dimuliakan Allah SWT. Mereka berlumba-lumba untuk memuliakan dan menghormati orang yang berjihad di jalan Allah. Di dalam kitab al-Sair al-Kabiir dituturkan sebuah riwayat dari Mujahid (beliau adalah seorang tabi’in dan termasuk muridnya Ibnu Umar), bahawasanya ia (Mujahid) berkata,

“Saya hendak pergi berjihad”. Mendengar ini, Ibnu Umar segera menuntun kudaku!! Aku pun melarang dirinya melakukan hal itu. Namun, ia berkata, “Apakah kamu tidak suka aku mendapatkan pahala? Sungguh, telah sampai berita kepada kami (Ibnu ‘Umar) bahawa orang yang membantu kaum Mujahid, maka kedudukannya diantara penduduk dunia tak ubahnya dengan kedudukan Malaikat Jibril di antara penduduk langit.” [5]
Best Blogger Tips

Orang Yang Paling Dicintai Allah



Seseorang datang menemui Rasulullah saw dan bertanya, “Wahai Rasul, siapakah orang yang paling dicintai Allah?”
Rasulullah menjawab, “Orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain, dan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah kegembiraan yang engkau masukkan ke dalam hati seorang Muslim dengan menghilangkan kesusahannya atau membayar hutangnya atau mengusir rasa laparnya. Dan aku berjalan untuk memenuhi kebutuhan saudaraku lebih aku sukai dari I’tikaf di masjid ini (Masjid Nabawi) selama satu tahun. Juga, barang siapa menahan amarah dan bila berkehendak melupakannya, Allah akan mengisi hatinya dengan keridhaan, dan barang siapa berjalan bersama saudaranya dalam sebuah keperluan hingga menyelesaikan untuknya, Allah akan menguatkan kakinya di hari kaki-kaki tergelincir.” Best Blogger Tips

HARAM MENIKAHI GADIS SATU KAMPUNG....

HARAM MENIKAHI GADIS SATU KAMPUNG BERITA GEMPAR!!!!! HARAP-HARAP TENANGKAN PERASAAN SEBELUM MEMBACA LAPORAN INI, BAGI YANG TELAH TERLANJUR... APA NAK BUAT!!!! Haram menikahi gadis satu kampung. JAKIM telah mengeluark...an fatwa baru. Setelah diadakan perbincangan dan diskusi di antara para pemimpin, JAKIM dan ahli ulama' memberikan fatwa pada tanggal 3 oktober tahun 2003: "HARAM HUKUMNYA BAGI SEORANG MUSLIM LAKI-LAKI UNTUK MENIKAH DENGAN GADIS SEKAMPUNG" Fatwa JAKIM ini telah menimbulkan perdebatan dan bantahan yang sangat sengit antara yang pro dan kontra. Bahkan banyak pihak yang menyatakan bahawa JAKIM telah mengambil keputusan yang tidak munasabah dan terburu-buru. Wartawan Berita Harian telah meminta pegawai kanan JAKIM untuk memberi ulasan yang mendalam sebab sebab JAKIM mengeluarkan fatwa sedemikian. Inilah isi wawancara tersebut: Wartawan: Bagaimana JAKIM boleh mengeluarkan fatwa haram untuk menikahi gadis sekampung? Pegawai Kanan : Bagaimana tidak haram, sedangkan menikahi empat orang wanita sahaja sudah berat, apalagi satu kampung..........!!! hehehehehe... jgn marah ah... nanti kena jual (",)

ps : gambar atas tu gambar betul ....;p Best Blogger Tips

Amalan Hari Jumaat

oleh Faizal Telaney pada pada 29hb April 2011 pukul 12.08 ptg
SURAH AL-KAHFI (surah yang ke-18-mengandungi 110 ayat)

Daripada Umar berkata: Nabi saw telah bersabda:
“Sesiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumaat, maka bersinarlah cahaya daripada bawah kakinya hingga ke langit. Untuknya cahaya di hari kiamat dan diampunkannya antara dua Jumaat”

SURAH AS-SAJDAH (surah yang ke-32-mengandungi 30 ayat)

Dan diriwayatkan imam Ahmad daripada jabir berkata:”Adalah Nabi SAW tidak tidur hingga dibaca surah As- Sajdah dan Al-Mulk”
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
“Sesiapa membaca Surah As-Sajdah, pahalanya seperti orang yang solat menepati malam al-Qadar dan dikuatkan keIslamannya, tauhidnya serta mendapat ilmu yang benar.

SURAH AD-DUKHAN (surah yang ke-44-mengandungi 59 ayat)
Daripada abi Hurairah r.a. berkata :nabi saw telah bersabda:
“Sesiapa yang membaca surah Ad-dukhan pada waktu malam, maka esoknya 70,000 malaikat akan meminta ampun baginya”.

SURAH AL-WAQIAH (surah yang ke56-mengandungi 96 ayat)
Rasulullah saw bersabda:
”Bacalah surah Al-Waqiah. Sesiapa yang membacanya tidak akan menjadi miskin selama-lamanya”

SURAH AL-MULK(surah yang ke-67-mengandungi 30 ayat)
Daripada Ibnu Abbas r.a berkata:
“Bacalah surah al-Mulk dan ajarkanlah kepada ahli keluarga kamu dan semua anak kamu dan juga kepada anak-anakmu yang belum baligh di rumahmu dan jiran tetanggamu, sesungguhnya yang menyelamatkan dan berdebat di hari kiamat di hadapan Allah swt memohon ampun kepada pembacanya supaya Allah swt menyelamatkan dia daripada api neraka dan pembacanya juga selamat dari siksaan kubur!”
Dan Nabi saw bersabda:
“saya suka kalau surah ini ada dalam hati tiap insan dari umatku”. Best Blogger Tips

Pemuda dan mayat seorang wanita

Bismillahirrahmanirrahim.....
Adakah benar kita tahu seseorang itu akan masuk neraka jika mereka sememangnya seorang yang zalim? Sudah tentu tidak. Kali ini kita akan belajar dari sebuah kisah yang berlaku pada zaman Rasulullah. Bagaimana Allah yang maha penyayang dan maha pengasih sentiasa membuka pintu taubat kepada hambanya yang leka.
” Al-kisah, pada suatu hari Umar r.a mendapatkan Rasulullah SAW sambil menangis:
Rasulullah SAW : Wahai Umar, apakah yang membuat engkau sehingga menangis?
Umar :Ya Rasulullah, ada seseorang di muka pintu ini yang telah membakar hatiku.
Rasulullah SAW : Ya Umar, bawalah dia masuk.
Lalu Umar membawa pemuda itu masuk sambil menangis.
Rasulullah SAW : Apakah yang telah engkau lakukan sehingga engkau menangis?
Pemuda : Wahai Rasulullah, aku telah melakukan dosa yang besar! Aku sangat takut kepada ALLAH SWT yang sangat murka kepadaku.
Rasulullah SAW : Apakah kamu telah mempersekutukan ALLAH?
Pemuda : Tidak, ya Rasulullah.
Rasulullah SAW : Apakah kamu telah membunuh jiwa yang kamu tiada hak untuk membunuhnya?
Pemuda : Tidak, ya Rasulullah.
Rasulullah SAW : Maka ALLAH SWT akan mengampunkan dosa kamu walaupun sebesar tujuh petala langit dan bumi dan bukit-bukit.
Pemuda : Wahai Rasul ALLAH, aku telah melakukan dosa yang lebih besar dari langit, bumi dan bukit-bukitnya.
Rasulullah SAW : Apakah dosamu itu lebih besar dari Al-Kursi?
Pemuda : Dosaku lebih besar.
Rasulullah SAW : Apakah dosamu lebih besar dari Arsy?
Pemuda : Dosaku lebih besar.
Rasulullah SAW : Apakah dosa kamu lebih besar dari dimaaf oleh ALLAH?
Pemuda : MaafNYA lebih besar.
Rasulullah SAW : Sesungguhnya tidak ada siapa yang dapat mengampunkan dosa besar kecuali ALLAH YANG MAHA BESAR, yang BESAR keampunanNYA. Katakanlah wahai pemuda, dosa apakah yang telah engkau lakukan?
Pemuda : Aku malu hendak memberitahumu, ya Rasulullah.
Rasulullah SAW : Beritahu aku apakah dosamu itu (Sedikit tegas!)
Pemuda : Begini ya Rasulullah, kerjaku adalah sebagai penggali kubur. Aku telah melakukan kerja menggali kubur selama tujuh tahun. Pada suatu hari, aku menggali kubur mayat seorang gadis dari kaum Ansar. Setelah aku menanggalkan kain kafannya, maka aku tinggalkan dia. Tidak jauh aku meninggalkannya, maka naiklah nafsuku. Oleh kerana tidak dapat menahan nafsu, aku kembali kepada mayat tersebut lalu menyetubuhinya. Setelah aku memuaskan nafsu, maka aku tinggalkan dia. Belum jauh aku beredar dari situ, tiba-tiba mayat gadis itu bangun dan berkata, “Celaka betul kamu, wahai pemuda! Tidakkah kamu berasa malu pada Tuhan yang akan membalas pada hari pembalasan kelak! Bila tiba masanya setiap orang yang zalim akan dituntut oleh yang teraniaya! Kau biarkan aku telanjang dan kau hadapkan aku kepada ALLAH SWT dalam keadaan junub!”
Rasulullah SAW : Hai orang yang fasik! Memanglah layak kamu masuk neraka dan keluarlah kamu dari sini!
Maka keluarlah pemuda itu.
Selama 40 hari pemuda itu memohon ampun kepada ALLAH dan pada malam yang ke-44, dia memandang ke langit sambil berdoa,” Ya ALLAH, Tuhan kepada Rasulullah, Nabi Adam dan ibu Hawa, jika ENGKAU telah mengampunkan aku, maka beritahulah Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Jika tidak, maka kirimkan kepadaku api dari langit dan bakarlah aku di dunia ini dan selamatkan aku dari siksa akhirat.”
Tidak beberapa lama selepas peristiwa itu, turunlah Malaikat Jibrail mendapatkan Rasulullah. Selepas memberi salam:
Jibrail : Wahai Muhammad, Tuhanmu memberi salam kepadamu.
Rasulullah SAW : Ialah Assalam dan daripadaNYA salam dan kepadaNYA segala keselamatan.
Jibrail : ALLAH SWT bertanya, apakah kamu yang menjadikan makhluk?
Rasulullah SAW : ALLAH lah yang menjadikan segala makhluk.
Jibrail : Adakah kamu yang memberi rezeki kepada makhluk?
Rasulullah SAW : ALLAH lah yang memberi rezeki kepada aku dan makhluk-makhluk lain.
Jibrail : Apakah kamu memberi taubat kepada mereka?
Rasulullah SAW : ALLAH yang menerima taubat dariku dan mereka.
Jibrail : ALLAH BERFIRMAN, maafkanlah hambaKU itu kerana AKU TELAH MENGAMPUNKANNYA.
Maka segera Rasulullah SAW memanggil pemuda itu dan menerangkan kepadanya bahawa ALLAH telah menerima taubatnya dan mengampunkannya.”
Pengajarannya, pintu taubat sentiasa terbuka bagi mereka yang mahu kembali kepada Allah dan Rasul-NYA. Janganlah terjerumus ke dalam kancah maksiat kerana terasa diri sudah TIDAK BERGUNA & TIDAK DAPAT DIAMPUNKAN LAGI……….selagi ada hayat, berusahalah untuk kembali kepada Allah seberapa segera yang boleh.
Janganlah mengungkapkan kata2 seperti ini:
“Jahatnya orang ini, dia ni memang ahli neraka!”
“Kau memang layak masuk neraka!”
Ingat, bukan kita yang menentukan siapa ahli syurga atau siapa ahli neraka, janganlah soal ini dijadikan bahan gurauan atau ejekan. Sesungguhnya Allah bila-bila masa sahaja boleh mengubah seorang kafir memeluk Islam dan memasukkannya ke dalam syurga, dan bila-bila masa sahaja boleh memilih seorang Islam bertukar agama lain dan memasukkannya ke dalam neraka….wallahualam….
Best Blogger Tips

YAHUDI MASUK ISLAM : Joseph Cohen aka Yusuf Khattab -




Yusuf Khaththab adalah seorang pemuda muslim yang taat berumur 36 tahun. Dulu namanya adalah Joseph Kouhen. Dia seorang Yahudi Fanatik dan termasuk salah satu anggota sebuah gerakan Yahudi radikal. Dia sangat mengidolakan pemimpin gerakan tersebut yang bernama Yusuf Ofadiya.
Yusuf Khaththab termasuk yang dilahirkan di Amerika Serikat dan telah berhijrah ke Negara Yahudi sejak 8 tahun yang lalu. Sebagaimana orang-orang Yahudi lain yang tinggal di luar Negara Yahudi [yang dikenali di dunia dengan sebutan Negara Israel], dia memimpikan untuk hijrah ke Negara Yahudi dan hidup di naungan Negara demokrasi dan undang-undang yang dibuat pemerintah Negara Yahudi. Dia tinggal di daerah Nativut. Dia memberi nama anak bungsunya, Ofadiya, sebagai bentuk kekaguman terhadap Yusuf Ofadiya, pemimpin gerakan Yahudi radikal tersebut. Dia memasukkan putra-putranya pada pengarahan Taurat dan bekerja pada sebuah jabatan yang berteraskan pada sebuah cabang kegiatan agama Yahudi.
Setelah Yusuf Khaththab tinggal di Negara Yahudi dan melihat bahwa berita-berita yang dikeluarkan oleh media massa Barat dan Yahudi tentang Negara Yahudi ternyata tidak lain kecuali pendustaan. Ia melihat sendiri apa yang dilakukan orang-orang di Negara Yahudi yang berupa pemzaliman menindas  penduduk Palestin. Maka  dia merasa benci dengan orang-orang Yahudi. Dia, isteri dan anak-anaknya bertekad untuk memeluk Islam dan merubah nama-nama anak mereka dengan nama-nama Islam.
Sebab keislaman Yusuf Khaththab kembali kepada chatting(perbualan) melalui internet bersama dengan seorang ulama Islam yang membuka pintu dialog dan pertukaran pendapat. Semakin dalam dialog keduanya maka semalam bertambah pula minat Yusuf kepada ulama tersebut dan semakin bertambah pula keinginannya untuk lebih mengetahui Islam. Pada suatu hari Yusuf Khaththab mengetahui bahwa temannya tersebut adalah seorang Imam masjid di Saudi. Teman tersebut telah menghadiahkan sebuah Mushaf Al-Quran akan tetapi dia menyembunyikannya dari isterinya.
Berlangsunglah pergaulan Yusuf Khaththab dengan sahabatnya yang muslim itu dengan penuh keakraban, keterbukaan dan kepercayaan. Begitu pula kefahaman Yusuf terhadap agama Islam semakin bertambah. Pada akhinya, sahabatnya yang muslim tadi mengirimnya berjumpa ulama Islam di tanah Quds bagian timur yang membantunya untuk menambah pemahamannya terhadap agama Islam. Para ulama tersebut memiliki peranan yang besar dalam menundukkan hatinya terhadap agama Islam.
Setelah itu, Yusuf menyatakan secara terang-terangan akan keislamannya kepada istrinya dan memberinya kebebasan utuk memilih sekalipun dia berharap agar sang istri juga memeluk Islam. Lantas dia menjelaskan keagungan dan keistimewaan Islam kepada istrinya. Sementara itu sang istri meminta waktu kepadanya hingga dia mempelajari Islam. Maka mulailah sang istri mempelajari Islam yang pada akhirnya diapun menyatakan memeluk Islam. Dia menekankan bahwa dia masuk Islam dengan segenap keinginannya tanpa ada paksaan apapun dari pihak suaminya.
Setelah itu Yusuf membawa istri dan keempat anaknya ke pengadilan agama di Quds Timur. Di sana mereka menyatakan keislaman mereka dan mereka berpindah untuk hidup di kampung Arab Thur yang terletak di Dhaffah [tepi] Timur [jalur Ghaza]. Dia megubah namanya dari Joseph Kohen menjadi Yusuf Khaththab. merubah nama putra sulungnya dari Azran menjadi Abdul Aziz. Merubah nama putrinya dari Hidah menjadi Hasibah, merubah nama putra tengahnya Rahmayem menjadi Abdul Majid dan merubah nama putra bungsunya dari Ofadiya menjadi Abdullah. Kejadian ini adalah kejadian yang tidak lumrah, di mana untuk pertama kalinya sebuah rumah tanga Yahudi memeluk Islam secara keseluruhan.
Setelah keislamannya, Yusuf mengenakan pakaian adat Arab dan bergabung dalam sebuah oraganisasi sosial Islam. Sementara istrinya mengenakan hijab, sangat giat menunaikan ibadah shalat lima waktu dan seluruh ibadah dalam Islam. Memasukkan putra-putranya pada sekolah-sekolah Islam dan mereka berbicara dengan bahasa Arab.
Dengan berlalunya hari, Kohen telah berubah menjadi Khaththab dan dengan terang-teragnan dia menyampaikan kebencian terhadap Yahudi, terhadap kezaliman dan intimidasi mereka terhadap bangsa Palestin. Diapun membantu kegiatan penentangan yang dibuat oleh orang-orang Palestin. Dia beranggapan bahwa perbuatan buas orang Yahudi-lah yang mendorong orang Palestin untuk melakukan kegiatan tersebut.
Dia berdakwah kepada agama Islam di dalam tubuh orang-orang Yahudi tanpa menghiraukan ancaman-ancaman Yahudi yang terus menerus. Bahkan dengan keberaniannya mengahadpi ancaman menyebabkan dia mengeraskan suara azan di atas atap bangunan tempat dia tinggal padahal telah di beri aamaran bahwa dia boleh saja terbunuh pada setiap saat.
Lelaki tersebut menyatakan dalam sebuah webnya yang terus di update:
“AKU ADALAH SEORANG MUSLIM AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH, AKU MEMAHAMI ISLAM SEBAGAIMANA YANG DIFAHAMI OLEH SALAFUS SHALIH”

Akhiy Yusuf ini telah menyebarkan syarahan penjelasan tentang makna Salafiyah yang sebenarnya, [penjelasan pemahaman tauhid rububiyah, uluhiyah dan asma’ wa sifat. Dia telah menjelaskan perbedaan antara ahlus sunnah wa jama’ah dengan firqah-firqah sesat yang menisbatkan diri mereka kepada Isam seperti Syi’ah Rafidhah, Shufiyah dan seterusnya dengan mengacu kepada perkataan para ulama yang terpercaya seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Dia mengirimkan banyak surat kepada komander-komander Yahudi seperti Sharon. Di dalam surat tersebut dia mengajaknya kepada Islam. Jika tidak, pasti Allah akan menimpakan adzab kepada mereka.
فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلإسْلامِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ كَذَلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَوَهَذَا صِرَاطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا قَدْ فَصَّلْنَا الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَلَهُمْ دَارُ السَّلامِ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran. Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.” [Al-An’am: 125-127] Best Blogger Tips

Beza Suka Dan Cinta

  • Di hadapan orang yang kita cinta, hati kita akan berdegup kencang. Tapi di hadapan orang yang kita suka, hati kita kan gembira.

    Di hadapan orang yang kita cinta, musim sentiasa berbunga-bunga. Di depan orang yang kita suka, musim itu cuma berangin saja.
    Jikalau kita lihat di dalam mata orang yang kita cinta, kita akan kaku. Tapi jika kita melihat ke dalam mata orang yang kita suka, kita akan tersenyum.
    Di depan orang yang kita cinta, kita menjadi malu. Di depan orang yang kita suka, kita kan tunjukkan imej diri kita yang sebenar.
    Di depan orang yang kita cinta, lidah kelu untuk berkata-kata. Di depan orang yang kita suka, kita akan bebas berkata apa saja.
    Kita tidak akan merenung mata orang yang kita cinta. Tapi kita akan selalu merenung mata orang yang kita suka.
    Bila orang yang kita cinta menangis, kita akan turut menangis. Tapi bila orang yang kita suka menangis, kita akan cuba untuk membuat dia gembira.
    Perasaan cinta bermula dari mata. Perasaan suka pula bermula dari telinga. Jadi, jikalau kita berhenti menyukai seseorang yang kita suka umpama kita membuang telinga kita. Tapi jika kita cuba menutup mata cinta berbuah menjadi air mata.
Best Blogger Tips

Bicara Cinta...Cinta sejati


  • Layakkah kita menagih cinta insan seandainya cinta Tuhan belum tergapai? Sedangkan cinta Allah adalah segalanya, cinta Rasul lambang cinta kepada-Nya, cinta ibu bapa tulus selamanya, cinta saudara ukhwah kerana-Nya dan cinta pada’nya’ pelengkap kasih-Nya…Hamparkanlah cinta kepada Yang Selayaknya..Jadi,jika mengharap cinta sejati, dambalah kasih Ilahi, itulah cinta hakiki...Tepuk dada, tanya iman, tanya akal fikiran, tanya hati, tanya diri sendiri…Sejauh manakah taraf cinta kita ini?
    Cinta Itu Indah.. Bila Berlandaskan Al-Quran Dan As-Sunnah.. Bila Tujuannya Kerana Allah.. Bila Matlamatnya Syurga Yang Barakah.. :)
    JiKa engkau suDah mengenal ALLAH,
    maka cukUplah ALLAH di hatimu,
    WaHai hati, engKAu mengakui
    mencintai ALLAH, sedangkan engKau
    berMaksiat kepaDa-Nya,
    wahai jiWa, bukankah seoRang pencinta
    akan tunduk kepada yang diCintainYa??
    Bangkitlah wahai pemuda dan pemudi Islam! Jiwa pemuda yg sepatutnya berkibar bak singa di padang pasir mjd kuncup kerana terjerat dgn percintaan.. Jiwa pemudi yg sepatutnya disirami dgn kesopanan dan kesolehan di dada mjd kotor dek cinta yg ternoda..
    Antara nafsu dan iman, sering menjadi pilihan..antara Allah dan syaitan, penentu kekuatan iman.. antara dunia dan akhirat, dua2 kena seimbangkan.. andai nafsu, syaitan dan dunia semata-mata bermaharaja dalam diri, itu membuktikan betapa tandus dan kontangnya cinta kita terhadapNya..
    Serahkan cintamu pada ALLAH, kelak, kau takkan kecewa..salurkan rindumu pada Rasulullah, nescaya kau akan merasa bahagia..suburkan sayangmu pada Ibu Bapa, pasti kau gembira melihat mereka..siramlah perasaan kasihmu pada Sahabat-sahabat yang mengalirkanmu ke jalan kebenaran..bersihkanlah HATImu untuk bertemu dengan sekeping HATI suci pilihanNya..
Best Blogger Tips

Tips Bergembira




  •  "Jangan ada benci, tak kiralah sama ada pada keluarga, kawan-kawan, bos mahupun guru dan pensyarah. Perasaan benci itu merosakkan niat dan keikhlasan anda. Ibarat 'api dalam sekam', yang akan membangkitkan pergaduhan."
    "Jangan terlalu bimbang. Kebimbangan tanpa sebab akan membuatkan kamu sentiasa berada dalam keadaan serba salah, cemas dan tidak tenteram. Buang perasaan demikian. Don't worry be happy!!"
    "Hidup secara sederhana adalah tuntutan agama Islam. Kesederhanaan adalah kunci kesempurnaan. Biarpun hidup kamu tidak kaya, tidak mewah, tidak sempurna, dan tidak popular tetapi sekurang-kurangnya kamu mempunyai ketenangan di hati."
    "Jangan terlalu mengharap. Kadang-kadang pengahrapan itu akan mengecewakan anda. Belajarlah menerima kenyataan, biarpun kecil tapi bermakna dan jangan terlalu mengharap yang besar dan yang tak mungkin akan menjadi milik kamu."
    "Sentiasa bersabar dengan apa jua kerenah dan kelakuan orang di sekeliling kita. Sikap sabar dapat menenangkan jiwa dan hati kita. Sabar juga dapat mendidik kita untuk terus tekun menjalani hari-hari dalam kehidupan yang kita lalui."
Best Blogger Tips

MUHASABAH SEORANG INSAN

Masa berlalu memintas zaman
Bagai tak sedar hari yang dilalui..
Semakin hampir dengan akhir zaman
Semakin jauh dari bimbingan hidayah Ilahi..
Maksiat duniawi semakin memenuhi
Ruang kelopak Bumi yang sudah mula layu..
Fatamorgana menghiasi jalan menuju Pencipta diri
Dosa dan noda melata tanpa rasa sayu..
Penduduk Bumi seakan lupa
Bahawa Kiamat itu pasti datang..
Penghuni dunia seakan sudah bersedia
Menghadapi hari dahsyat yang tidak diundang..

Pengumpulan dosa dan noda
Lebih banyak daripada amal dan pahala..
Penolakan untuk berdakwah dan beribadah
Lebih ketara berbanding menolak ajakan wanita..
Pangkat, harta dan wanita cantik semakin menjadi dambaan
Setiap makhluk bernafsu yang bernama insan..
Tazkirah dan tarbiyah terpaksa dipinggirkan
Demi mengejar nikmat dunia yang lebih menguntungkan..
Halal dan haram sudah tidak dipeduli
Yang pasti, hajat dihati tercapai jua..
Perintah Allah dilanggar penuh bangga diri
Tanpa wujud sesal di jiwa..
Aurat semakin dibuka-buka
Menutup rambut menayang betis..
Memakai baju ketat bukan main lagi suka
Bila orang tegur, pandai pula bersikap sinis..
Pandangan mata sudah tidak dikawal lagi
Memandang apa saja yang dirasakan nikmat..
Sampai terlupa adanya Yang Maha Memerhati
Tidak kira masa dan juga tempat..
Tangan dan kaki juga mula rasa bebas dan senang hati
Menyentuh dan melangkah ke arah maksiat..
Jari mula menari di atas bahu ajnabi
Kaki pula bahagia menuju ke tempat maksiat..
Mulut begitu bahagia mengata jiran
Bergelak tawa dalam mendedahkan aib insan..
Telinga pula khusyuk mendengar umpatan
Hingga alunan azan tidak dihiraukan..
Bila manusia sudah jahil akan agama
Iblis dan syaitan bertepuk gembira.
Bila maksiat dan dosa sudah berkeliaran
Maka Nerakalah yang bakal dihidangkan..
Manusia alpa bahawa suatu saat nanti
Setiap anggota tubuh akan ditanya dan dihakimi..
Mulut akan diam membisu seribu bahasa..
Hanya mata, tangan, kaki dan hati akan berkata-kata..
Risaukanlah diri kita..
Andai hati dan jiwa tidak merasa gementar..
Tatkala nama Allah Yang Maha Agung dilaungkan..
Carilah kembali..
Di mana hilangnya iman dan takwa dalam diri..
Setelah diluput oleh dosa yang semakin bertakung di kolam hati..
Jangan sesekali kita lupa..
Bahawa balasan Allah itu pasti akan menimpa..
Setiap pelaku dosa dan noda…
Jangan pernah kita lupa..
Bahawa Allah sentiasa ada bersama..
Untuk memerhati setiap gerak dan tingkah laku hamba-Nya.. Best Blogger Tips

Andai Dosa Itu Berbau…

Andai saja dosa berbau, maka aku yakin tidak akan ada orang yang mau mendekatiku… Menutup hidung mereka lalu menjauh. Memandang mencemooh lalu memaki.
Andai dosa itu berbau, maka aku takut jika aku melakukan kesalahan walau hanya sedikit saja…
Andai dosa itu berbau, maka aku akan jaga mata ini dari melihat yang seharusnya tidak aku lihat, menjaganya dari memandang yang tidak halal, menggunakannya hanya untuk melihat keagunganMU ya rabbi…
Andai dosa itu berbau, maka aku akan jaga telinga ini dari mendengar ghibah, mendengar musik secara berlebihan, tidak sekali-kali menggunakannya untuk menerjemahkan kata-kata manusia yang ujung-ujungnya hanya menjadi dzan-dzan penyebab penyakit hati…
Andai saja dosa itu berbau, maka aku akan buat lidahku bukan untuk melukai hati saudaraku, bukan untuk mengeluarkan gumapalan kata sia-sia, bukan untuk memuntahkan kalimat tidak berguna, namun rangkaian kata hikmah, irama kalimat penyejuk hati untuk siapa pun yang mendengar…
Ahh… Andai saja dosa itu berbau, maka aku akan jaga tangan ini dari perbuatan hina, akan aku buat kaki ini untuk melangkah ke tempat-tempat dimana aku bisa beribadah padaMU, tidak membuat otak ini berpikir selain memikirkan kebaikan dan perbaikan diri…
Ya Rabbi maafkan hamba…,
Ya Rabb, andai dosa itu berbau, maka aku tidak akan membuat seluruh inderaku bekerja sama untuk lalai terhadap perintahmu, untuk berkhianat padaMU dengan melakukan maksiat, untuk membelot dari segala yang Engkau telah larang….
Jika dosa itu berbau, maka hamba berharap setiap jam seperti jam-jam waktu sepertiga malam yang Engkau bilang adalah waktu diijabahnya doa… Biar hamba bisa memohon ampun selalu….
Jika Dosa itu berbau, maka aku akan meminta agar tiap hari adalah hari jumat agar segala keberkahan selalu jatuh setiap hari…, dan…
Jika dosa itu berbau, maka aku akan meminta setiap bulan adalah bulan Ramadlan…. Agar ibadah kecil yang mampu hamba lakukan Engkau lihat besar, Engkau lipatgandakan, Engkau buat itu sebagai pembersih dosa-dosa besar yang telah hamba lakukan. Agar hamba bisa merasakan kedekatan yang mendalam di setiap waktunya, agar hamba bisa menyentuh setiap pengawasanmu, karena hamba adalah manusia pelupa bahwa Engkau selalu mengawasi. Agar hamba tidak melupakanMU walau hanya satu helaan nafas…
Ya Allah, maafkan hamba atas semua salah, dosa, khilaf yang hamba telah lakukan… Jika saja setiap aku melakukan dosa maka aroma tidak sedap akan keluar dan setiap orang dapat menciumnya, maka aku pasti akan takut melakukannya. Takut terhadap penghakiman manusia dan terlebih penghukumanMU di akhirat kelak….
Sungguh hamba sudah bosan bertaubat namun lupa lalu harus bertaubat lagi…. Hamba ingin dekat denganMU selalu ya ALLAH….
Andai saja dosa berbau, maka aku yakin tidak akan ada orang yang mau mendekatiku… Menutup hidung mereka lalu menjauh. Memandang mencemuh lalu memaki. DAN ITU ADIL!


Kenapa dosa tidak berbau?
Best Blogger Tips

Soalan Rasulullah S.A.W Kepada Iblis | Iblis Berkata Benar Kepada Rasulullah S.A.W




Soalan Rasulullah S.A.W Kepada Iblis | Iblis Berkata Benar Kepada Rasulullah S.A.W.

20 soalan Rasulullah S.A.W Kepada Iblis dan dijawab oleh Iblis sebagai peringatan kepada kita semua. Moga kita terlindung dari kejahatan dan tipu daya iblis. kongsikan bersama-sama rakan anda.

Soalan Nabi yang Pertama - "Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuh engkau dan bagaimana aku terhadap engkau?"

Jawab Iblis - "Ya Nabi Allah!Tuanlah musuh hamba yang paling besar di antara segala musuh hamba di muka bumi ini" Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun mengeletar kerana ketakutan. Sambung Iblis,"Ya Khatamul Anbiya! Adapun hamba dapat merupakan diri hamba seperti sekelian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak salah sepertinya, kecuali diri tuan sahaja yang tidak dapat hamba tiru kerana ditegah oleh Allah. Kiranya hamba menyerupai diri tuan, maka terbakarlah diri hamba menjadi abu. Hamba cabutkan iktikad anak Adam supaya menjadi kafir kerana tuan berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam; begitu jugalah hamba berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Hamba akan tarik sekelian umat Islam dari jalan benar kepada jalan yang salah supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersama hamba"

Soalan Nabi ke 2 - "Hai Iblis! Betapa perbuatanmu kepada makhluk Allah"

Jawab Iblis - "Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pehanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Hamba goda segala manusia supaya meninggalkan sembahyang, leka dengan makan minum, berbuat durhaka, hamba lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan kejalan haram. Demikian juga ketika temasya yang bercampur lelaki perempuan. Di situ hamba lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang maruah dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu hamba hulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari wang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri. Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau amal ibadat, hamba akan galang mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras hamba goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglaah rasa riak, takbur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah hamba goda mereka setiap saat."

Soalan Nabi ke 3 - "Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah dan berpenat melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai kutuk Allah! Siapa yang menjadikan engkau? Siapa yang melanjutkan usia engkau? Siapa yang menerangkan mata engkau? Siapa yang memberi pendengaran engkau? Siapa yang memberi kekuatan anggota badan engkau?"

Jawab Iblis - "Sekelian itu adalah anugerah daripada Tuhan Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takbur menceburkan hamba menjadi sebesar-besar jahat. Tuan lebih tahu bahawa hamba telah beribu-ribu tahun menjadi ketua kepada sekelian Malaikat dan pangkat hamba telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian hamba tinggal di dunia ini beribadat bersama sekelian Malaikat beberapa lama. Tiba-tiba datang firman Allah SWT. hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka hamba pun membantah.
Lalu Allah mencipta lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan sekelian Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali hamba yang ingkar. Oleh itu Allah murka kpd hamba dan muka hamba yang cantik molek dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan hodoh. Hamba berasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri(Siti Hawa) yang memerintah sekelian bidadari. Hamba bertanbah dengki dan berdendam kepada mereka. Akhirnya dapat juga hamba tipu melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya dihalau dari syurga ke dunia. Kedua mereka berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun hamba masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya hamba lakukan hingga Hari Kiamat. Sebelum tuan lahir ke dunia, hamba serta bala tentera hamba dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahsia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian hamba turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain daripada apa yang sebenarnya hamba dapat, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bidaah dan karut-marut. Tetapi apabila tuan lahir sahaja ke dunia ini, maka hamba tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahsia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika hamba berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontar dengan anak panah daripada api yang menyala. Sudah banyak bala tentera hamba yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahan hamba dan tentera hamba untuk menjalankan tugas hasutan."

Soalan Nabi ke 4 - "Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu akan manusia?"

Jawab Iblis - "Pertama sekali hamba palingkan iktikadnya imannya kepada kafir sama ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berjaya juga, hamba akan tarik dengan cara mengurangkan pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemahuan jalan hamba"


Soalan Nabi ke 5 - "Hai Iblis! Jika umatku sembahyang kerana Allah, bagaimana hal engkau?"

Jawab Iblis - "Sebesar-besar kesusahan kepada hamba. Gementarlah badan hamba dan lemah tulang sendi hamba. Maka hamba kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya. Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sembahyang, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis solat, hilangkan khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya sentiasa mendengar orang brcakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud lama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya sentiasa hendak cepat habis sembahyang, itu semua membawa kpd kurang pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka hamba sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman"

Soalan Nabi ke 6 - "Jika umatku membaca Al-Quran kerana Allah, apalah rasa engkau?"
Jawab Iblis - "Jika mereka membaca Al-Quran kerana Allah, maka rasa terbakarlah tubuh hamba, putus-putus segala urat hamba lalu hamba lari daripadanya."

Soalan Nabi ke 7 - "Jika umatku mengerjakan haji kerana Allah, bagaimana rasa engkau?"

Jawab Iblis - "Binasalah diri hamba, gugurlah daging dan tulang hamba kerana mereka telah mencukupkan rukun Islamnya"

Soalan Nabi ke 8 - "Jika umatku berpuasa kerana Allah, bagaimana hal engkau?"

Jawab Iblis - "Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepada hamba. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan sekelian Malaikat menyambut dengan kesukaan. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menhancurkan hati hamba ialah segala isi langit dan bumi; yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan keampunan orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umat tuan mula berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekelian Malaikat dengan garangnya menangkap hamba dan tentera hamba; jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umat tuan berpuasa barulah hamba dilepaskan dengan amaran agar tidak mengganggu umat tuan. Umat tuan sendiri telah merasa ketenangan berpuasa seperti mana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut berbanding bulan biasa."

Soalan Nabi ke 9 - "Hai Iblis! Bagaimana sekelian sahabatku kepada engkau?"

Jawab Iblis - "Sekelian sahabat tuan hamba juga adalah sebesar- besar seteru hamba. Tiada upaya hamba melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Kerana tuan sendiri telah berkata yang "Sekelian sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikut mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk." Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersama tuan lagi, hamba tidak dapat hampir kepadanya inikan pula setelah berdamping dengan tuan. Beliau begitu percaya atas kebenaran tuan hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan tuan sendiri telah mengatakan jika ditimbang sekelian isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertua tuan kerana tuan berkahwin dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafaz Hadis tuan. Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani hamba pandang akan wajahnya kerana dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan saksama. Jika hamba pandang wajahnya, maka gementarlah segala tulang sendi hamba kerana sangat takut. Ini kerana imannya sangat kuat apalagi tuan telah mengatakan, "JIKALAU adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku" kerana dia adalah orang harapan tuan serta pandai membezakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'. Saidina Usman Al-Affan lagi hamba tidak boleh hampir, kerana lidahnya sentiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantu tuan sebanyak dua kali. Kerana taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kpdnya kerana Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga tuan mengatakan,"Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid" Saidina Ali Abi Talib pun itu hamba sangat takut kerana hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat bersopan, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka kerana dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah budak pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menunduk kan kepalanya kepada sebarang berhala. Digelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan tuan sendiri berkata "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya". Tambahan pula dia menjadi menantu kepada tuan, lagilah hamba ngeri kepadanya.

Soalan Nabi ke 10 - "Bagaimana tipudaya engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis - "Umat tuan itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan iaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibrail a.s "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat" Yang kedua umat tuan seperti tanah iaitu orang yang sabar, syukur dan redha dengan kurniaan Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umat tuan seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka hamba pun sukacita lalu masuk kedalam badannya, hamba putarkan hatinya ke lautan derhaka dan hamba hela ke mana sahaja mengikut kehendak hamba. Jadi dia sentiasa bimbang kpd dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat. Lalu hamba godanya minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umat tuan terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia sentiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, cakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur"


Soalan Nabi ke 11 - "Siapa yang serupa dengan engkau?"

Jawab Iblis - "Orang yang meringankan syariat tuan hamba dan membenci orang belajar agama Islam"


Soalan Nabi ke 12 - " Siapa yang mencahayakan muka engkau?"

Jawab Iblis - "Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji"


Soalan Nabi ke 13 - "Apakah rahsia engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis - Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka hamba gosok gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sedari"


Soalan Nabi ke 14 - "Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"

Jawab Iblis - "Jika umat tuan hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah hamba dari mereka. Jika tidak hamba akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benih hamba dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Inisemua kerana kealpaan ibu bapanya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa Bismillah, hamba yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah rasa kenyang."


Soalan Nabi ke 15 - "Dengan jalan apa boleh menolak tipu daya engkau?"

Jawab Iblis - "Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kpd Allah, menangis kesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air sembahyang, maka padamlah marahnya."


Soalan Nabi ke 16 - "Siapakah orang yang paling engkau lebih suka?"

Jawab Iblis - "Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari(bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situ lah hamba mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu"


Soalan Nabi ke 17 - "Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"

Jawab Iblis - "Orang yang tidur meniarap, orang yang matanya celik di waktu subuh tetapi menyambung tidur semula. Lalu hamba ulit dia lena hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zohor, asar, maghrib dan isyak, hamba beratkan hatinya untuk solat"


Soalan Nabi ke 18 - "Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"

Jawab Iblis - "Orang yg banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan solat tengah malam"



Soalan Nabi ke 19 - "Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"

Jawab Iblis - "Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"



Soalan Nabi ke 20 - "Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"

Jawab iblis -"Orang yang taat kpd kedua ibubapanya, mendengar kata mereka, membantu makan-pakai mereka selama mereka hidup" Best Blogger Tips

Petua Memujuk Awek Yang Merajuk

By azwan

 Petua Memujuk Awek Yang Merajuk
Berikut adalah beberapa tips dan petua untuk lelaki memujuk awek atau teman wanita yang sedang merajuk. Merajuk adalah salah satu sifat yang memang ada pada setiap wanita. Kita sebagai lelaki perlu tahu teknik dan tektik yang sesuai ketika menghadapi situasi itu
Keberkesanan tips dan petua ini adalah tidak dapat disahkan oleh mana2 pakar sakit tuan atau sakit puan. Ianya bergantung kepada banyak faktor, antaranya tahap merajuk, tahap ketampanan anda dan juga munkin kandungan hormon dalam badan.
So, penggunaan tips dan petua ini tidak dijamin keberkesanannya.

1. Bila awek mula mengamuk baling-baling barang
- Cuba anda sambut apa yang dia baling. Inilah masanya anda nak tunjuk kepantasan dan kehebatan menjadi goal keeper. Tidak sia-sia selalu jadi keaper masa main futsal
2. Bile awek mula menjerit tak pasal-pasal menengking, membebel tanpa henti
- Anda menyanyilah sekuat hati dengan penuh perasaan mengikut melodi sebenar penyanyi asal. Inilah masanya untuk anda menunjukkan suara anda sehebat Faizal Tahir,Tomok atau pun Black (Mentor)
3. Bile awek anda tenung macam nak telan (garang arh konon!)
- Anda senyum jek pandang si dia! Inilah masenya anda tunjuk betapa comelnyer muka anda ketika senyum!
4. Bile awek anda ambil semua barang2 dia ala2 nak lari dari rumah.
- Tolonglah kemaskan barang² dia bersama-sama. Ambil semua barang² dia masukkan dalam plastik sampah kaler itam tuh. Inilah masanya untuk anda tunjuk betapa rajinya, ringan tulang dan mempunyai semangat bergotong royong serta suka bantu membantu.
5. Bile awek menangis akibat terlalu marah dan sakit hati hingga mengalirkan airmata
- Anda ketawalah berdekah² hingga terguling². Inilah masanya untuk anda buktikan bahawa anda sedang berusaha membuatkan si dia gembira ketika dia sedang berduka, sedih Dan terluka!
Selamat mencuba. Best Blogger Tips

Setitis Nikmat Perlu Disyukuri


alt
Dengan adanya akal maka dapatlah manusia membuat perbezaan antara perkara yang baik dengan yang buruk, yang tinggi dengan yang rendah, yang hitam dengan yang putih, yang hak dengan yang bathil dan sebagainya. Bagaimanapun, ada pula di antara manusia yang tidak mahu menggunakan akal yang dikurniakan Allah itu untuk menentukan garis pertimbangan kehidupan mereka seharian. Hidup mereka dipengaruhi oleh hawa nafsu dan terpedaya dengan godaan syaitan.
Ada satu anugerah yang jarang disyukuri manusia. Biasa yang kita dengar. Si pelajar bersyukur dengan markah peperiksaan yang cemerlang. Si suami soleh bersyukur mendapat isteri solehah. Si ibu bersyukur di kurnia anak-anak yang bijak pandai. Si peserta Akademi Fantasia juga bersyukur apabila bergelar juara. Pendek kata, di dunia ini manusia akan bersyukur apabila mendapat perkara yang diingini. Namun satu perkara yang mungkin lupa disyukuri oleh kebanyakan manusia adalah nikmat lahir sebagai seorang Islam. Apabila lahir saja, kita diazankan, nama pula diberi berbin dan berbintikan bapa, tandanya kita seorang yang beragama Islam.
Namun adakah semua manusia mengamalkan gaya hidup sebagai Islam? Adakah semua manusia mengamalkan gaya hidup seiring dengan penyaksian shahadah yang menjadi kunci keislaman mereka? Berapa ramai orang Islam yang masih menari terlompat-lompat di pusat hiburan. Berapa ramai wanita Islam yang mengandung anak luar nikah. Berapa ramai pasangan Islam yang membuang anak hasil hubungan terlarang. Berapa ramai orang Islam yang masih meneguk arak ketika mengalami tekanan. Lihat, dengar dan renunglah dengan hati, adakah itu tanda kesyukuran kita dengan anugerah dilahirkan sebagai seorang Islam.
Lihatlah manusia yang tiada agama. Mereka berjaya dalam kehidupan. Rumah besar, pangkat besar, pendek kata semua yang diimpi menjadi nyata. Namun alangkah sedih melihat mereka bertindak apabila tertekan. Ada yang terjun bangunan. Ada yang terjun landasan kereta api. Kalau difikir, mana mungkin orang berpelajaran tinggi sanggup mengambil jalan semudah itu sebagai penyelesaian kepada tekanan diri. Yang jelas disitu, mereka tiada tempat mengadu. Mereka tidak tahu dimana mahu mengadu.
Cukup berbeza dengan orang Islam. keindahan Islam itu jelas dan nyata. Kita punya Allah, Tuhan yang Maha Esa sebagai tempat mengadu. Tidakkah kita renung kembali. Walaupun setiap hari melakukan dosa, setiap hari membuat Allah murka, tapi jika kita menadah tangan berdoa dengan yakin, Allah pasti kabulkan permintaan kita. Kita sedih, Allah memujuk. kita gembira Allah mengingatkan.
Walhal, sanggupkah kita bersyukur walaupun diberikan nikmat setitis air, ataupun kita merungut? Apabila hari terik, kita merungut panas, Allah berikan titisan hujan, kita merungut hujan menyusahkan. Bahkan kita membezakan apabila cuara cerah kita kata "Cuaca harini sangat baik", apakah apabila hujan ia bukan cuaca yang baik? kita banyak mementingkan diri sendiri dari mengutamakan kepentingan Allah Swt.
Apa yang ada jarang disyukuri
Apa yang tiada sering dirisaukan
Nikmat yang dikecap
Baru kan terasa bila hilang
Apa yang diburu timbul rasa jemu
Bila sudah di dalam genggaman

Dunia ibarat air laut
Diminum hanya menambah haus
Nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir
Panas yang membahang disangka air
Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang
Dilihat ada ditangkap hilang

Tuhan leraikanlah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku
Kerana di situ tidakku mampu
Mengumpul dua cinta
Hanya cinta-Mu kuharap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang kubunuh

Lagu Ciptaan : Nazrey Johani
Lirik Nukilan: Pahrol Md. Juoi
Nyanyian Asal: The Zikr


INGATLAH!!
فَٱذۡكُرُونِىٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡڪُرُواْ لِى وَلَا تَكۡفُرُونِ
Oleh itu ingatlah kamu kepadaKu (dengan mematuhi hukum dan undang-undangKu), supaya Aku membalas kamu dengan kebaikan dan bersyukurlah kamu kepadaKu dan janganlah kamu kufur (akan nikmatKu).
(Surah Al-Baqarah 2:  Ayat ke 152)
Best Blogger Tips
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts