And when it was said that the promise of Allah was true, and that the Hour, there was no doubt about its (coming)

Sunday, April 8, 2012

Ashabul Kahfi

Mereka serasa tertidur satu hari didalam gua, namun zaman ternyata telah berganti selama 309 tahun

Para Ashabul Kahfi hidup melintasi zaman. Mereka serasa tertidur satu hari didalam gua, namun zaman ternyata telah berganti selama 309 tahun (pendapat lain menyatakan 350 tahun).
وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِئَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعاً

Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).” (QS 18:25)

Bagaimana bisa?

Hal ini bisa dibuktikan dengan analisis melalui fisika modern, yaitu teori relativitas Einstein.

Jika suatu benda, makhluk hidup atau apa saja yang bergerak dengan kecepatan tertentu (mendekati kecepatan cahaya), maka benda tersebut akan mengalami dilatasi waktu dan kontraksi panjang.



Dan didalam Al Quran surat Al Kahfi ayat 18 termaktub :

 
وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظاً وَهُمْ رُقُودٌ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَاراً وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْباً

“Dan kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka.” (QS 18:18)
…Kami balik-balikkan mereka kekanan dan kekiri…” yang berarti mereka di dalam gua bergerak (digerakkan) dengan kecepatan tertentu. Berapa kecepatan mereka, sehingga mereka dapat hidup melitasi zaman? Dari data-data yang kita dapatkan dari Al-Quran berikut analisis untuk menjawab pertanyaan tersebut, sekaligus pembuktian kebenaran Ashabul Kahfi dalam Al-Quran.
Dari Al-Quran diperoleh data bahwa waktu menurut mereka (Ashabul Kahfi yang bergerak) t0 = 1 hari. Sedangkan waktu yang sebenarnya adalah t = 309 tahun = 109386 hari (tahun qomariah 1 tahun = 354 hari).




Dari penurunan rumus dilatasi waktu :

dilatasi waktu

Didapatkan :

penjabaran rumus
 

Dan jika nilai t1 dan t0 dimasukkan kedalam rumus :


Perhitungan

V2 = 0,99999.C2
V = 0,999999C

Dari penjabaran diatas, jika para Ashabul Kahfi bergerak (digerakkan) mendekati kecepatan cahaya, maka ini membutktikan bahwa peristiwa tersebut sangatlah masuk akal untuk terjadi.
Kemudian penjelasan lainnya.
“…Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka…”
Mengapa orang yang melihat mereka ketakutan?
Seperti penjelasan teori relativitas diatas, bahwa jika suatu benda bergerak dengan kecepatan tinggi maka selalu mengalami dilatasi waktu juga mengalamai kontraksi panjang dengan perumusan ;
Jika V mendekati kecepatan cahaya, maka nilai L1 ( panjang benda yang diamati oleh kerangka acuan yang berbeda) akan mendekati nol. Ini berarti Ashabul Kahfi sudah hampir tidak terlihat wujudnya oleh orang yang melihatnya dari luar. 

Namun bahwa mereka digerakkan ke kakan dan ke kiri , yang berarti mereka bergerak bolak balik, sesuai dengan teori fisika bahwa sebuah benda yang bergerak dengan arah yang berlawanan dengan arah semula, maka benda tersebut akan mengalami berhenti sesaat sebelum berbalik arah. Pada saat berhenti sesaat ini, maka panjangnnya akan kembali seperti semula. Sehingga setiap saat mereka akan berubah dari ukuran semula… mengecil… menghilang… membesar… ukuran semula. Begitu seterusnya. Dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bisa dibayangkan bagaimana wujud mereka. Tentulah sangat mengerikan bukan?
Penjelasan berikutnya.
فَضَرَبْنَا عَلَى آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَداً

“Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu,” (QS 18:11)

Mengapa telinga mereka ditutup?
Sebagaimana kita semua telah mengetahui bahwa bunyi ditimbulkan dari suatu benda yang bergetar atau bergerak dan getaran benda itu menggetarkan udara. Selanjutnya udara tersebut menggetarkan selaput telinga, gendang telinga yang frekwensi getarannya sama dengan getaran frekwensi getaran benda, maka kita mendengar bunyi.

Namun apabila suatu benda bergerak diatas kecepatan bunyi, maka akan terjadi patahan gelombang (supersonic fracture) yang menimbulkan ledakan suara yang luar biasa kuatnya, bahkan mengakibatkan pecahnya kaca dan bengunan-bangunan. Misalnya pada pengemudian pesawat supersonic yang mengakibatkan suara yang meledak-ledak dan meruntuhkan bangunan dan kaca-kaca disekitarnya.
Demikian pula dengan Ashabul Kahfi. Sebagaimana telah diuraikan diatas, bahwa gerakannnya mendekati kecepatan cahaya sehingga juga berlaku patahan-patahan gelombang, yang akan menimbulkan ledakan suara seperti halnya pesawat supersonic. Oleh karena itu sesuai dengan ayat 11 surat Al Kahfi telinga mereka ditutup selama beberapa tahun, ternyata guna melindungi gendang telinga meraka dari ledakan-ledakan suara yang ditimbulkan dari gerakan mereka yang terlalu cepat.
Dari analisis diatas kita dapat membuktikan secara ilmiah kebenaran cerita Ashabul Kahfi yang dulu oleh orang-orang barat dianggap cerita fantasi. Karena mereka mengganggap cerita itu tidak masuk akal, dan selama ini belum terbukti orang mampu hidup tanpa makan dan minum sampai bertahun-tahun. 

Dan mereka memvonis semua cerita yang tidak masuk akal tidak dapat diterima sebagi suatu kebenaran. Persepsi yang demikian itu salah, analisis diatas membuktikan bahwa sesuatu yang tadinya tidak masuk akal menjadi masuk akal. Ini membuktikan bahwa akal manusia itu terbatas, karena mungkin akal manusia belum mampu mencerna dan menganalisis hal-hal tersebut.
Wallahu a’lam bishowab...

SUMBER : AHMAD NAWAWI  Best Blogger Tips

Tuesday, February 21, 2012

Tsabit dan Sebuah Apel





Oleh: Mochamad Bugi


Seorang lelaki shalih bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba ia melihat sebuah apel terjatuh di luar pagar suatu kebun buah-buahan. Melihat apel merah yang ranum itu tergeletak di tanah, terbitlah air liur Tsabit. Apalagi hari begitu panas dan Tsabit tengah kehausan. Tanpa berpikir panjang Tsabit memungut dan memakan apel itu. Tapi baru setengah memakannya Tsabit ingat: apel itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin dari pemiliknya.

Tsabit pun bergegas masuk ke dalam kebun itu. Ia hendak menemui si pemilik kebun dan meminta si pemilik menghalalkan sebuah apel yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap Anda menghalalkannya,” kata Tsabit kepada orang itu. Namun ornag itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku hanya orang yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebun ini.”


Tsabit pun bertanya, “Di mana rumah pemilik kebun ini? Aku harus menemuinya untuk meminta ia menghalalkan apel yang telah kumakan ini.”


“Untuk sampai ke sana engkau harus menempuh perjalanan sehari semalam,” jawab si penjaga kebun.

“Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku karena tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah saw. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: ‘Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka’,” tukas Tsabit tegas.

Tsabit pergi ke arah yang ditunjuk penjaga kebun. Ia menuju rumah si pemilik kebun. Dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Si pemilik rumah membukakan pintu. Tsabit langsung memberi salam dengan sopan.

“Wahai Tuan, saya terlanjur memakan setengah dari sebuah apel yang jatuh ke luar dari kebun milik Tuan. Karena itu, saya datang untuk meminta Tuan menghalalkan apa yang sudah saya makan itu.”
Lelaki tua si pemilik kebun itu mengamati Tsabit dengan cermat. Lalu dia berkata, “Tidak! Aku tidak akan menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.”

Tsabit khawatir tidak dapat memenuhi syarat itu. Namun, ia tidak punya pilihan. “Apa syarat itu, Tuan?”
Si pemilik kebun menjawab dengan jawaban yang di luar dugaan. “Engkau harus mengawini putriku!”
Tsabit bin Ibrahim terkejut. “Hanya karena aku makan setengah buah apel yang jatuh keluar dari kebun Tuan, saya harus mengawini putri Tuan?” Tsabit membuat pertanyaan dengan warna penuh keheranan.
Tapi si pemilik kebun itu tidak peduli. Bahkan ia menambahkan, “Engkau juga harus tahu. Putriku punya kekurangan. Ia buta, bisu, dan tuli. Ia juga lumpuh.”

Tsabit terkejut. Haruskah ia menikahi perempuan seperti itu hanya karena ia memakan sebuah apel tidak dihalalkan baginya?

Si pemilik kebun itu kembali menegaskan sikapnya, “Aku tidak akan menghalalkan apel yang engkau makan kecuali engkau penuhi syarat itu.”

Tsabit yang tidak ingin di tubuhnya ada barang haram dengan tegas menjawab, “Baik, aku terima karena aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya karena aku amat berharap Allah meridhaiku. Mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala.”

Pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi untuk menyaksikan akad nikah itu. Setelah akad nikah selesai, Tsabit dipersilakan menemui istrinya. “Assalamu”alaikum!” Tsabit tetap mengucapkan salam, walau tahu istrinya tuli dan bisu.

Tsabit kaget. Ada suara wanita menjawab salamnya. Tsabit masuk menghampiri wanita itu. Wanita itu mengulurkan tangan menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut.

Setelah duduk di samping istrinya, Tsabit bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahwa kamu buta. Mengapa?”

Wanita itu menjawab, “Ayahku benar. Aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah.”
Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan kamu tuli, mengapa?”

“Ayahku benar. Aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat Allah ridha,” jawab wanita itu. “Ayahku pasti juga mengatakan kepadamu aku bisu dan lumpuh, bukan?”
Tsabit mengangguk mengiyakan pertanyaan istrinya itu.

“Aku dikatakan bisu karena aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah saja. Aku dikatakan lumpuh karena kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang membuat Allah gusar.”
Tsabit begitu bahagia. Ia mendapat istri yang shalihah. Apalagi wajahnya bagaikan bulan purnama di malam gelap. Dari pernikahan ini Tsabit dan istrinya dikaruniai seorang putra yang kelak menjadi ulama yang menjadi rujukan dunia: Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit.

Sumber : http://www.dakwatuna.com/2007/tsabit-dan-sebuah-apel/

Best Blogger Tips

Wednesday, January 25, 2012

‎"MAKANAN KEGEMARAN RASULULAH S.A.W"

1. Barli – Bagus untuk demam jika dibuat sup.

2. Kurma – Nabi berkata rumah yang tidak mempunyai kurma adalah sepert
rumah yang tidak ada makanan.

3. Buah Tin – Buah dari syurga. Boleh mengubati buasir.

4. Anggur – Nabi suka buah anggur. Ia membersihkan darah, menguatkan
buah pinggang, membersihkan perut

5. Madu – Ia adalah makanan segala makanan, minuman segala minuman,
ubat segala ubat. Mengubati cirit birit jika dibancuh dengan air
panas, membuka selera, menguatkan perut, membuang kahak.
Elok diminun waktu pagi dengan air suam.

6. Tembikai (Segala Jenis) – Nabi berkata wanita mengandung tidak akan gagal
melahirkan anak yang baik dari segi karater dan wajahnya.

7. Susu – Nabi berkata susu baik untuk membuang panas badan seperti
tangan membuang peluh dari dahi. Menguatkan belakang,
memperbaiki otak memperbaharui pandangan mata, membuang
kelupaan.

8. Cendawan – Baik untuk mata, perancang keluarga.

9. Minyak Zaitun – Rawatan kulit dan rambut. Melambatkan penuaan, merawat
radang perut.

10. Delima – Membersihkan tubuh dari syaitan & bisikan syaitan selama 40 hari.

11. Cuka – Nabi selalu meminum dengan minyak zaitun (Trend yang popular
di restoran Itali)

12. Air – Minuman terbaik. Jika dahaga hendaklah disedut perlahan-lahan.
Jangan diteguk. Mudah mendapat sakit pada hati. ♥ ^___________^

SUMBER: Kami Peminat Ustaz Mohd Kazim Elias

PESANAN: Mohon klik SHARE dibawah ya? Semoga allah membalas budi anda semua. amin ♥♥♥
SILA TAG DAN KLIK "SHARE" PADA RAKAN-RAKAN YANG LAIN :) MUDAHKAN DAPAT PAHALA DENGAN CARA BERDAKWAH DLM FACEBOOK NI ♥ INSYAALLAH :)
Best Blogger Tips

Gereja Terbesar Di Malaysia Dan Asia Tenggara Dah Hampir Siap!



Gereja yg akan menjadi gereja terbesar di asia ini diberi nama CCC atau Calvary Convention Centre akan siap dibina bersebelahan Bukit Jalil Golf & Country Club berhadapan Anjung Hijau Kondominium.

Klik Gambar Untuk ZOOM
Kos untuk membina gereja ini ialah RM100 juta tidak termasuk kos tanah RM35 juta. gereja 6 tingkat dan tercanggih di dunia ini dalam proses untuk menyiapkanyer sekarang. untuk maklumat lanjut tentang gereja ini rujuk laman web gereja ini http://www.calvary.org.my/ccc/ccc.html

Ini Adalah Gambar Terbaru Pembinaan Tersebut.. Diambil Pada Bulan December 2011







Dengan kapasiti auditoriumnya yang mampu memuatkan 5 ribu orang pada satu-satu masa, maka kawasan sempit ini dijangka akan mengalami kesesakan teruk apabila ia siap nanti.

Jangan terkejut jika setelah selesai pembikinanya nanti, gereja ini akan diisi oleh anak-anak Melayu yang bukan beragama Islam.

Dikhuatiri juga akan lebih ramai lagi remaja Melayu yang beragama Islam yang akan murtad.

Lihatlah saja kepada misi-misinya: The Mission Statement of the Calvary Convention Centre is:

* To be an inspiration and to benefit all in Malaysia and beyond
* To be a dynamic and positive influence in our society
* To care and to share with those who are without hope
* To equip and train those who desire to serve and help others
* To declare God’s love and His faithfulness to mankind

Pada tahun 1972 dulunya, Keahliannya CC hanyalah seramai 120 orang tetapi kini telah menjangkau 7000+ di atas usaha gigih mereka.

Dengan motto ‘PREACH’ yang diimani dan dilaksanakan, maka hasilnya semakin terserlah ke hari ini.

P-Preach the Gospel to ALL nations
R-Research and publish materials on church leadership and missiology
E-Encourage and train pastors, leaders and missionaries
A-Assist churches in developing their missions program
C-Conduct evangelistic rallies, missions and church growth conferences
H-Help coordinate relief projects for humanitarian needs globally

Persoalannya, perlu ke di negara kita ini dibina sebuah gereja yang sebegitu besar?. Adakah pihak berkenaan mahu mencabar kedudukan Islam di negara ini?. Adakah mereka tidak berpuas hati melihat Masjid Jamek Seri Petaling yang sangat besar?. Namun, keluasan tapak masjid berkenaan tidak sebesar gereja ini.

Kenapa project ini diluluskan oleh KERAJAAN? Memanglah Malaysia berbilang kaum.. Tapi jangan lah sampai mereka pijak kepala kita.. Ingat..

Mereka sedang bergelak besar sekarang... HahaHahaHaha.. Kerna berjaya membina GEREJA TERBESAR DI ASIA!!.. Di Mana? Mana Lagi Kalau Di MALAYSIA... Best Blogger Tips

Tuesday, January 17, 2012

Air RO ( reverse osmosis)

 
 Guys, cuba cari air mineral untuk diminum dan bukan air RO (Reverse Osmosis) ok? Berikut adalah maklumat lengkap tentang air RO.

Apakah air RO?
- Air RO (Reverse Osmosis) adalah air yang paling kosong (air mati). Tiada sebarang mineral atau zat.

TIDAK MENGANDUNGI SEBARANG ZAT
Air R.O adalah air paling kosong. Dikenali juga sebagai air mati. Memang bersih dan bebas daripada kuman tetapi tidak membawa manafaat kepada keperluan kesihatan kita. Kita hendak keluarga kita minum air yang berzat, bukannya air kosong.

TIDAK ADA ELEKTROLIT MINERAL (AMAT BERBAHAYA!!! )
Apabila sesuatu air tidak ada elektrolit mineral, ia amat cepat menyerap radikal bebas daripada makanan yang masuk ke dalam badan kita. Radikal bebas memang kita ketahui merupakan penyebab utama pelbagai penyakit berbahaya di dunia ini. Radikal bebas ini pula akan digunakan di mana sahaja air itu sampai. Jika air itu digunakan di otak, maka radikal bebas akan ke otak. Kalau air itu beroperasi di jantung, paru-paru, buah pinggang, usus-usus dan lain-lain, maka ke situ jugalah radikal bebas tadi akan beroperasi sama. Alangkah bahayanya!

MELEMAHKAN SISTEM PERTAHANAN/ IMUN BADAN
Oleh kerana air R.O tidak ada sebarang zat, maka apabila ia masuk saja ke dalam tubuh, ia juga akan menyerap/ mencuri zat-zat yang ada dalam tubuh kita. Hukumnya sama seperti gula biasa yang kita gunakan. Oleh kerana ia tiada sebarang zat/ nutrien, maka ia akan mencuri zat daripada badan kita sebaik sahaja ia masuk ke dalam badan. Ini amat berbahaya terutamanya kepada orang yang telah sedia sakit. Sudahlah sakit, akan kehilangan zat pula. Air RO amat bahaya jika diberikan kepada mereka yang sakit. Hentikan hari ini juga.

TIDAK ADA MINERAL
Mineral sangat penting untuk tubuh badan kita. Sebab itu Allah menjadikan semua air tawar di dunia ini mengandungi mineral dan hidup pada zaman yang lampau. Oleh kerana dunia semakin tercemar, maka takungan air mineral hidup ini hanya tinggal 5 tempat sahaja di seluruh dunia . Cuba fikirkan? mengapa kerajaan tidak membenarkan air RO yang dibotolkan dilabel sebagai air mineral - mesti ditulis sebagai air minuman sahaja? Mengapa? Ini kerana air mineral sangat tinggi nilainya dan mesti sah sumbernya, barulah boleh dilabel sebagai air mineral.

BUKAN AIR YANG SELARAS DENGAN FITRAH KEJADIAN BADAN MANUSIA
Tuhan lebih tahu air jenis apakah yang paling sesuai dengan fitrah kejadian tubuh badan manusia. Sebab itu suatu ketika dahulu semua air tawar di dunia ini adalah air mineral hidup, bukannya air kosong tanpa mineral. Itulah air yang digunakan oleh manusia terawal termasuklah Nabi Adam as, bukannya air R.O. Kalau air yang bersih tetapi kosong/mati (iaitu air R.O) itu yang paling baik untuk manusia, sudah pasti Allah menjadikan semua air tawar di dunia ini suatu ketika dahulu tiada mineral dan kosong/ mati seperti air RO.
Best Blogger Tips

Friday, January 13, 2012

Kesilapan Umat Islam Pada Hari Jumaat


Hari Jumaat merupakan penghulu segala hari. Umat Islam disarankan supaya memperbanyakkan ibadah-ibadah sunat yang lain di samping memenuhi kewajiban menunaikan solat fardhu Jumaat. Pada hari Jumaat juga Umat Muhammad diharuskan untuk melakukan segala aktiviti termasuklah mencari rezeki yang dikurniakan oleh Allah. Kebebasan ini tidak dikecapi oleh kaum Bani Israil terdahulu di mana syariat Nabi Musa melarang sama sekali kaumnya daripada mencari rezeki pada hari kebesaran mereka iaitu hari Sabtu sebaliknya mereka diperintahkan supaya memperuntukkan masa tersebut melaksanakan ibadah. Berbeza dengan syariat Nabi Muhammad, Allah S.W.T memberi kebebasan dan ruang yang cukup luas kepada hambanya untuk mencari rezeki dengan apa cara sekalipun termasuklah berniaga dan berjual beli. . Namun begitu, terdapat beberapa keadaan dan waktu khusus yang dilarang oleh Allah S.W.T menjalankan sebarang bentuk perniagaan dan jual beli pada penghulu segala segala hari ini. Allah S.W.T berfirman di dalam surah al-Jum’ah ayat 9:
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikumandangkan seruan mengerjakan Solat Jumaat, maka bersegeralah kamu pergi (ke masjid) untuk mengingati Allah S.W.T dan tinggalkanlah jual beli (pada saat itu) ; yang demikian adalah lebih baik bagi kamu , jika kamu mengetahui (hakikat yang sebenarnya). Kemudian setelah selesai sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk menjalankan urusan masing-masing) dan carilah dari limpah kurnia Allah S.W.T, serta ingatlah akan Allah S.W.T banyak-banyak (dalam segala keadaan) supaya kamu berjaya ( di dunia dan di akhirat).



Ayat tadi jelas menunjukkan larangan Allah S.W.T terhadap Umat Islam yang melakukan urusan jual beli ketika mana azan Jumaat telah dikumandangkan. Larangan ini ditujukan kepada mereka yang ditaklifkan kefarduan Solat Jumaat sama ada peniaga lelaki dan pembeli lelaki yang kedua-duanya memenuhi syarat-syarat wajib Jumaat seperti sihat, baligh, berakal dan tidak bermusafir. Larangan ini membawa maksud haram urusan jual beli dijalankan ketika azan Jumaat telah dilaungkan. Imam Ibn Kathir al-Syafie menyebut:
Para ulama bersepakat berkenaan pengharaman jualbeli selepas azan yang kedua. ( Tafsir Ibn Kathir, 4/367)
Jika disoroti sejarah, berniaga dan berjual beli pada hari Jumaat juga dilakukan pada zaman baginda Rasulullah saw tetapi bezanya aktiviti jual beli itu itu ditangguhkan setelah berkumandangnya azan, atau dengan lebih tepat lagi ketika khatib sedang berkhutbah di mimbar. Hal ini tidak berlaku sama sekali di masjid-masjid di negara kita. Lihatlah bagaimana keghairahan si peniaga melariskan jualannya, si pembeli sibuk membeli belah sedangkan pada waktu tersebut khatib sedang berkhutbah. Perlu diingat walaupun hukum jual beli tetap sah tetapi ia dilakukan dalam waktu yang diharamkan. Perkara inilah yang menjadi punca ayat al-Quran di atas tadi diturunkan.
Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Tirmizi mengemukakan riwayat sebuah hadith daripada Jabir r.a katanya: Sewaktu Nabi Muhammad SAW sedang berkhutbah pada hari Jumaat, tiba-tiba datang satu rombongan perniagaan. Lalu kebanyakan sahabat pergi kepada mereka sehingga yang tinggal bersama Nabi Muhammad SAW ketika itu hanya 12 orang sahaja. Lau Allah S.W.T menurunkan ayat yang bermaksud “ Malangnya apabila mereka Nampak perniagaan atau hiburan, mereka lantas menggapainya. Mereka meninggalkan engkau ( wahai Muhammad) bersendirian tegak berkhutbah.
Istimewanya Solat Jumaat berbanding dengan solat lain ialah kerana terdapatnya khutbah. Justeru tidak sempurna solat Jumaat seseorang itu tanpa mendengar khutbah. Malahan menurut jumhur ulamak, khutbah merupakan antara syarat sah solat Jumaat. Sa’id bin Jubair berpendapat bahawa khutbah menyamai 2 rakaat solat zuhur, seandainya khutbah ditinggalkan dan mengerjakan Solat Jumaat sahaja bererti kita telah meninggalkan dua rakaat solat Zuhur.
Realiti yang berlaku, ramai di kalangan jemaah tidak berminat untuk masuk ke dalam masjid mendengar apa yang ingin disampaikan oleh khatib, sebaliknya mereka rasa lebih selesa berada di luar masjid. Lebih menyedihkan lagi ada yang sempat berbual-bual kosong ketika khatib sedang berkhutbah. Sikap ini jelas mencerminkan sifat sombong kita kepada Allah S.W.T.
Allah S.W.T memberi ganjaran yang besar kepada mereka yang sering berusaha datang awal ke Masjid pada hari Jumaat terutama sebelum khatib berkhutbah. Dalam sepotong hadith Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
“Apabila tiba hari Jumaat, maka pada setiap pintu masjid terdapat malaikat yang mencatat orang-orang yang masuk mengikut urutan. Apabila imam / khatib telah duduk di atas mimbar, maka malaikat menutup buku catatan mereka dan datang untuk mendengar khutbah.”
Kesimpulannya, seluruh Umat Islam sama ada penjual, pembeli dan para jemaah lelaki hendaklah berlapang dada dan mengambil berat isu yang telah menjadi wabak yang perlu ditangani kerana ia melibatkan hukum haram dan tidak sahnya solat Jumaat seseorang. Justeru beberapa pendekatan dicadangkan :
Pertama: Aktiviti jual beli hendaklah ditagguhkan sementara waktu ketika mana azan kedua berkumandang.
Kedua: Perniagaan boleh diteruskan dengan syarat urus niaga tersebut dijalankan antara penjual wanita dan pembeli wanita sahaja.
Ketiga: Para jemaah lelaki disarankan agar menangguhkan urusniaga di samping mengambil peluang masuk awal ke dalam masjid mendengar khutbah .

Best Blogger Tips
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts